Crystal X banner

Tampilkan postingan dengan label kesehatan anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan anak. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Juni 2015

Alasan Untuk Mengurangi Konsumsi Gula

Gula memang merupakan sebuah penambah rasa yang hamper semua orang menyukainya. Mulai dari anak kesil sampai orang-orang yang sudah lanjut usia menyulai gula sebagai tambahan dalam makanan, semilan atau minuman. Di beberapa daerah gula bahakan seakan sudah menjadi bumbu utama dalam masakan karena warganya menyukai rasa manis yang di berikan gula. Ada beberapa asalan yang menyarankan Anda untuk mengurangi gula dalam kehidupan Anda seperti yang di lansir dari crystal.net berikut ini.
Gula buruk untuk Jantung
Gula yang tinggi akan membentuk kadar trigliserida yang tinggi serta akan mengurangi kadar HDL atau kolestrol baik. Sebab itulah American Heart Association atau AHA menganjurkan tidak mengkonsumsi gula lebih dari 6 sendok teh dalam sehari atau 100 kalori untuk perempuan dan 9 sendok teh atau 150 kalori untuk para pria.
Menggemukan
Semua pemanis buatan memiliki kandungan kalori dan tidak mengandung vitamin, serta mineral terlebih serat. Studi menyebutkan bahwa gula tinggi akan meningkatkan lemak di bagian perut yang terkait dengan terjadinya penyakit jantung serta diabetes.
Membuat Adiksi
Dr. Robert Lustig yang merupakan seorang endocrinologist mengatakan bahwa gula dapat menstimulasi otak untuk mengeluarkan dopamin sama dengan proses adiksi yang diakibatkan oleh kokain dan heroin. Karena alasan itulah pada saat kita mengkonsumsi gula kita akan merasa ketagihan untuk mengkonsumsinya lagi.
Keningkatkan risiko penyakit Kanker
Adanya hubungan antara gula dengan sebuah kondisi peningkatan obesitas dan insulin yang pada akhirnya dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit kanker.
Merusak Hati
Pada saat mengkonsumsi minuman atau makanan dengan kadar gula yag tinggi maka insulin akan keluar dari dalam tubuh, kondisi ini akan menyebabkan hati secara otomatis mengambil gula dan merubahnya menjadi bentuk glikogen. Glikogen tersebut akan dirubah menjadi lemak, perubahan menjadi lemak inilah yang akan menimbulkan risiko fatty liver atau hati berlemak.
Meningkatkan resiko terjadinya penyakit batu ginjal

Dengan hanya mengkonsumsi satu gelas minuman manis dalam sehari dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit batu ginjal sebanyak 25%. Sebab resiko itulah disarankan untuk lebih banyak mengkonsumsi air putih.

Jumat, 20 Februari 2015

Berbagai Macam Cara Mengobati Cacingan

Walaupun cacingan bukan termasuk dalam penyakit yang berbahaya atau penyakit yang memiliki resiko tinggi, namun jika oenyakit ini dibiarkan tanpa penanganan yang tepat maka penyakit cacingan bisa saja meyebabkan penderitanya mengalami maal nutrisi yang bisa berujung pada gangguan pertumbuhan dan perkembangan panak-anak, belum lagi resiko gangguan fungsi organ faal tubuh bagi orang dewasa. Menurut beberapa sumber hal ini lebih disebabkan oleh terganggunya asupan nutrisi harian tubuh serta adanya kemungkinan terjadinya anemia akibat terhisapnya darah oleh beberapa jenis cacing seperti cacing tambang serta cacing cambuk. Adakah kiat dan tips untuk mengobati cacingan?
Berikut beberapa berbagai macam kiat dan tips untuk mengobati cacingan yang bisa anda praktekkan:
Tradisional alami
Untuk mengobati cacingan secara alami anda bisa menggunakan biji pepaya yang langsung dimakan, bisa juga menggunakan buah nanas atau kombinasi dari irisan pisang bersama perasan jeruk lemon. Selain penggunaan buah-buahan tersebut anda juga bisa menggunakan daun lamtoro yang diperas dan diambil sarinya atau kuaci biji bunga matahari, jus buah delima atau pomegranate juga penggunaan ramuan tradisional seperti daun sambiloto atau bisa juga ramuan temu ireng. Beberapa sumber mengatakan bahwa konsumsinya harus dilakukan secara rutin minimal setiap hari begitu diketahui bahwa terdapat cacing pada feses melalui uji laboratorium.
Modern
Untuk pengobatan secara modern anda bisa menggunakan bahan-bahan kimia sintetis sesuai dengan farmakologi. Beberapa ahli medis menyarankan penggunaan Pyrantel pamoat atau penggunaan Mebendazole untuk pasien cacingan. Dikatakan juga bahwa dosis yang dianjurkan dalam cara ini yaitu 10 mg tiap kg berat badan jadi tidak disesuaikan menurut usia tapi obatk yang dipilih disesuaikan dengan berat badan tubuh.

Itulah beberapa kiat serta tips cara mengobati penyakit cacingan yang bisa menjadi pertimbang anda. Anda juga dianjurkan untuk melakukan tindakan pencegahan dengan tetap menjaga higienitas diri sendiri serta makanan dan lingkungan anda. Selain itu anda juga bisa melakukan pencegahan dengan mengkonsumsi obat anti cacing setiap 6 bulan sekali agar cacing merasa tidak betah dan keluar lewat dubur. Anda juga harus mengenali gejala-gejala cacingan agar dapat melakukan pencegahan sebelum masalah ini menjadi lebih serius. Jangan lupa untuk berkonsultasi ke dokter agar anda mendapat penjelasan dan pengobatan lebih paling tepat.

Rabu, 11 Februari 2015

Mengenal Epilepsi Pada Anak

Kondisi kesehatan anak sangatlah penting untuk anda perhatikan sebagai orang tua yang cermat dalam mengamati perubahan kondisi anak secara fisik maupun psikis. Perubahan yang terjadi pada anak dapat menjadi pertanda adanya gangguan kesehatan baik dalam skala ringan maupun berat meskipun tidak semua tanda tersebut membahayakan, akan tetapi penting untuk anda sebagai orang tuanya mengetahui perubahan awal kondisi kesehatan untuk memberikan penanganan dini dalam masalah kesehatan anak anda.
Perubahan kondisi fisik dan juga psikis anak tidak dapat disimpulkan dengan satu perubahan saja misalkan disaat anak kejang. Apakah saat kejang terjadi anak pada suhu normal atau ketika anak anda dalam suhu badan tinggi atau disaat anak anda seringkali mengeluhkan bagian rasa sakit pada beberapa bagian tubuhnya.
Seringkali kejang pada anak dikhawatirkan merupakan tanda penyakit epilepsi. Padahal masih ada gejala-gejala epilepsi lain pada anak yang harus anda perhatikan.
Pengertian Epilepsi
Penyakit epilepsi tidak hanya terjadi pada anak-anak saja, orang dewasa sekalipun dapat terserang penyakit ini. Menurut pengertian epilepsi adalah sebuah kondisi yang ditandai dengan adanya seizure yaitu bangkitan yang berulang dari gangguan fungsi otak secara intermiten dan hal ini bisa disebabkan karena muatan listrik di dalam tubuh yang tidak normal dan juga berlebihnya neuron secara paroksismal.
Epilepsi juga seringkali diartikan sebagai gangguan yang berhubungan dengan sistem syaraf karena aktivitas yang berlebihan dari neuron pada otak yang menjadi penyebab reaksi pada tubuh seseorang yang menyebabkan reaksi. Reaksi pada seseorang penderita epilepsi yaitu terjadinya bengong sesaat juga gangguan kesadaran, mengalami kesemutan serta kejang-kejang bahkan hingga adanya kontraksi otot.
Penyakit epilepsi bukan merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri ataupun virus, bahkan penyakit yang seringkali terkenal di masyarakat sebagai ayan ataupun sawan ini dapat diredam dengan adanya bantuan lingkungan.
Pengertian Epilepsi Pada Anak
Epilepsi merupakan istilah umum untuk anak yang mengalami kejang. Namun kondisi tubuh anak harus diperhatikan, kejang yang terjadi pada anak terjadi saat demam atau kejang terjadi setelah beberapa jam mengkonsumsi makanan. Anak penderita epilepsi adalah anak yang mengalami kejang berulang kali.
Hal ini disebabkan terjadinya impuls listrik di otak yang melewati batas normal sehingga impuls listrik tersebut dapat menyebar dan menciptakan kondisi yang tidak terkendali yang akhirnya ditransmisikan ke otot dan mengakibatkan kejang dan juga berkedut.
Penyakit ini kebanyakan terjadi pada mereka yang sudah lanjut usia dan anak-anak. Penderita masalah ini 30% terdiri dari anak-anak. Anak yang merupakan penyandang epilepsi berjumlah 25 smapai 840 per 100.000 penduduk dalam pertahun. Jenis epilepsi yang umum terjadi pada anak yaitu epilepsi idiopatik dan epilepsi simptomatik.
Epilepsi jenis idiopatik pada umumnya terjadi pada anak dengan perkembangan dan pemeriksaan fisik normal, sedangkan epilepsi simptomatik sering dihubungkan dengan adanya kondisi kelainan otak.
Gejala epilepsi pada anak
Epilepsi merupakan sebuah penyakit yang dapat terjadi pada siapapun termasuk anak yang tidak memiliki garis keturunan penderita epilepsi. Berikut ini beberapa gejala terjadinya epilepsi pada anak :
1. Tatapan Mata Anak Kosong
Pada anak yang menderita epilepsi umumnya mereka memiliki tatapan kosong atau bengong yang lebih sering terjadi. Tatapan mata anak kosong berbeda dengan melamun, apabila melamun sang anak masih dapat digoyangkan sedangkan pada bengong kasus epilepsi anak tidak dapat digoyangkan lagi.
2. Bangkitan Total
Bangkitan total merupakan kejang total pada tubuh anak. Jenis kejang ini bahkan seringkali menyebabkan anak terjatuh ke tanah dan kehilangan kesadaran dan dialami dua sampai lima menit. Saat terjadii kejang maka tubuh anak akan kaku dan bergetar tak terkendali serta tanpa disadari akan keluar air seni dan air liur dengan bola mata yang memutar kebelakang. Apabila seringkali terjadi biasanya sang anak tidak menyadari apa yang sudah terjadi pada dirinya bahkan mengalami kebingingungan.
3. Perubahan Aura
Anak yang penderita epilepsi akan mendapatkan aura yang berbeda dan hal ini biasanya menjadikan tanda peringatan sebelum kejang terjadi. Anak akan mengalami rasa sakit yang tidak jelas kemudian akan terdengar suara yang tidak nyata dan mengalami masalah dengan penglihatannya atau bisa juga ada perasaan yang tidak nyaman dengan penglihatannya.
4. Kedutan

Anak penderita penyakit ini akan mengalami kedutan dimulai dari satu jari ataupun telapak tangan kemudian menjalar smapai ke bagian lengan dan akhirnya seluruh tubuh mengalami kedutan. Pada kondisi ini anak anda mengalami kedutan yang dapat dialami pada keadaan sadar atau juga tidak sadar.

Jumat, 06 Februari 2015

Penyebab dan Cara Pencegahan Penyakit Molluscum Contagiosum

Penyebab utama penyakit molluscum contagiosum pada anak
Penyebab utama daripenyakit  molluscum contagiosum yaitu virus kulit atau terkadang pada membaran mukosa yang menjangkit penderita masalah ini. Jenis penyakit molluscum contagiosum yang menjangkit seseorang yaitu poxvirus. Infeksi ini umum menyerang anak-anak dan akan mempengaruhi daerah kulit dan yang paling umum terjangkit yaitu bagian lengan juga badan dan kaki.
Penyebaran virus molluscum contagiosum bisa melalui kontak langsung ataupun melalui kontak langsung dengan seseorang yang merupakan penderita penyakit ini. Penyebaran penyakit ini dapat terjadi dari kulit ke kulit yaitu melalui kontak seksual ataupun bisa juga terjadi karena menyentuh kutil kelompok tersebut dan kemudian menyentuh kulit.
Selain itu benda benda yang digunakan oleh anak yang merupakan pennderita molluscum contagiosum akan mudah menjadi media penyebaran virus. Beberapa benda yang mungkin menyebarkan virus ini yaitu handuk yang akan mengakibatkan infeksi pada mereka penderita baru. Proses pemulihan anak yang mengalami penyakit ini berbeda beda pada masing-masingnya ada yang lebih cepat dikarenakan menggunakan penanganan adapula akan yang membutuhkan waktu yang lama bahkan hingga 6 bulan.
Cara pencegahan dan pengobatan penyakit molluscum contagiosum
Anak penderita penyakit ini yang memiliki sistem kekebalan tubuh normal maka dia akan sembuh tanpa perawatan khusus. Namun walaupun demikian jika masalah ini dibiarkan akan membuat ketidaknyamanan hingga bertahun tahun bahkan mungkin akan mengalami waktu yang lama jika sistem kekebalan tubuh sang anak mengalami masalah. Pengobatan yang dapat dilakukan akan tergantung pada area tubuh yang terkena kutil berkelompok juga jumlah luka yang terjadi.
Meskipun masalah kutil kelompok ini dapat sembuh dengan sendirinya akan tetapi berikut ini alasan secara medis untuk menyembuhkan penyakit ini berdasarkan :
·         Terjadinya pendarahan
·         Terjadinya infeksi sekunder
·         Rasa tidaknyaman yang dialami anak
·         Menimbulkan beka luka
·         Beresiko memunculkan peradangan pada mata
Pengobatan yang dapat dilakukan untuk anak yang menderita kutil berkelompok :
Cryotherapy
Cara ini akan dengan membunuh sel yang terinfeksi dengan memberikan tekanan udara menggunakan spray yaitu prosedur yang tidak akan menyebabkan rasa sakit. Dengan menggunakan metode ini infeksi sel juga akan berkurang.
Penggosokan
Jika anda memilih terapi ini maka anda harus melakukannya dengan cermat. Karena gundukan akan digosok menggunakan betadine selama 5 menit dan cara ini dilakukan setiap hari sampai luka menghilang.
Masih banyak yang dapat dilakukan sebagai media pengobatan kutil berkelompok dan diantaranya yaitu dengan menggunakan terapi laser, perawatan sistematik atau bisa juga dengan pemberian cantharindin dan penerapan duct tape hingga gundukan akan mengeras dan akhirnya sembuh.
Perawatan alami pada anak memang sangat diperlukan untuk mencegah penyakit kulit pada anak, diantaranya :
·         Mencuci baju anak sebelum dia menggunakannya
Ketika anda membeli baju baru usahakan cuci terlebih dahulu sebelum di kenakan oleh anak anda. Pastikan anda menggunakan deterjen anti kuman sehingga dapat menghindari dari kuman yang menempel pada baju.
·         Gunakan kain lembut
Disaat anda merawat kulit bayi usahakan menggunakan tisyu bayi sehingga tidak menimbulkan iritasi dan membuat kulit anak anda menjadi lebih kering. Anda bisa merawat kulit anak dengan menempelkan kain pada kulit secara pelan pelan.
·         Menjaga kebersihan

Selalu menjaga kebersihan tangan dan kaki sangatlah diperlukan. Terlebih pada anak usia prasekolah dan sekolah dimana mereka sering menghabiskan waktu bermain di lingkungan juga bersosialisai dengan teman temannya. Mencuci tangan dan kaki sangat akan mencegah masuknya kuman ke dalam tubuh.

Kamis, 29 Januari 2015

7 Hal yang Bisa Menjadi Penyebab Rusaknya Otak Kecil


Pernahkan anda melihat orang yang jalannya terhuyung-huyung seakan mereka akan terjatuh? Atau melihat orang yang seakan tersandung sesuatu padahal dia tidak tersandung apapun? Jika anda melihat hal tersebut ada kemungkinan orang tersebut sedang mengalami gangguan dalam keseimbangan tubuhnya.
Adanya gangguan keseimbangan pada tubuh seseorang ini dalam bahasa medis dikenal dengan nama ataksia. Anaktasia bukanlah sebuah penyakit melainkan gejala dari adanya penyakit tertentu.
Penyebabab umum terjadinya ataksia ini yaitu berbaagai macam gangguan syaraf terutama yang terjadi di dalam otak kecil. Otak kecil merupakan pusat pengendali keseimbangan dan gerak tubuh seseorang jadi jika otak kecil terganggu bisa menyebabkan munculnya gejala ataksia. Berikut ini 7 masalah yang bisa menjadi penyebab rusaknya otak kecil
·         Stroke
Jika aliran darah yang menuju ke bagian otak terganggu atau berkurang maka sel otak akan kekurangan oksigen dan juga nutrisi. Jika kondisi ini terjadi maka bisa mematikan sel otak yang berpengaruh pada keseimbangan tubuh.
·         Transient Ischemic Attack
Kondisi ini terjadi karena berkurangnya aliran darah yang menuju ke otak secara tiba-tiba. Umumnya kondisi ini hanya berlangsung selama beberapa saat sehingga gangguan keseimbangan dan koordinasi tubuh hanya berlangsung sementara.
·         Cerebral Palsy
Kerusakan otak yang dialami saat masa pertumbuhan ini dapat berpengaruh terhadap koordinasi gerak juga kemampuan keseimbangan anak.
·         Multiple Scleroris.
Kondisi ini merupakan penyakit yang menyerang sistem saraf pusat sehingga akan berpengaruh terhadap otak.
·         Trauma kepala
Benturan keras yang terjadi pada kepala seperti yang terjadi akibat kecelakaan dapat menyebabkan kerusakan pada otak dan juga punggung orang yang mengalaminya. Gangguan yang terjadi pada tulang punggung juga dapat mengakibatkan gangguan keseimbangan karena saraf-saraf pada daerah tersebut berhubungan dengan otak kecil.
Benturan keras yang sampai menyebabkan trauma dan gangguan keseimbangan ini dikenal dengan ataksia serebelar akut.
·         Paparan racun
Terjadinya gangguan keseimbangan juga dapat terjadi akibat efek samping obat-obatan atau zat kimia yang dikonsumsi. Zat pelarut yang mengandung racun di dalamnya yaitu seperti penghapus cat dan paparan logam berat yang beracun seperti merkuri.
·         Ataksia

Hal ini merupakan penyebab utama dari gangguan keseimbangan manusia karena adanya kerusakan yang terjadi pada otak kecil.

Jumat, 23 Januari 2015

Berikut Ini Cara Pemberian ASI Pertama pada Bayi yang Lahir Prematur

Bayi yang lahir dengan cara prematur akan meningkatkan ancaman pada kelangsungan hidup sanga bayi, resiko yang paling sering ditemukan pada bayi premature yaitu penyakit pencernaan yang berhubungan langsung dengan masalah usus. Namun anda tidak perlu khawatir karena komposisi yang terdapat di dalam ASI dapat menyelawatkan nyawa bayi anda yang erlahir premature tersebut. Air susu ibu merupakan makanan paling baik untuk bayi yang baru lahir baik pada bayi yang lahir cukup bulan ataupun pada bayi yang terlahir kurang bulan atau prematur.
Sebuah penelitian telah menemukan adanya pengaruh yang signifikan pada bayi yang mendapatkan ASI akskutif dari sang ibu dengan bayi yang tidak mendapatkannya. Hal tersebut tampak jelas dari perubahan fisiologis ataupun emosional pada anak yang tidak mendapatkan ASI langsung.
Badan kesehatan dunia atau WHO sangat menyarankan para untuk memberikan ASI minimal samapi usia bayi mencapai 6 bulan. Walaupun beberapa ibu baru sering kali mengalami kesulitan untuk melakukan hal tersebut terlebih jika bayi lahir secara prematur. Pada bayi terlahir prematur sering mengalami gangguan medis disebabkan belum sempurnanya fungsi pernafasannya juga saluran cerna juga jantungnya. Sehingga seringkali bayi yang terlahit prematur memerlukan perawatan di ruang intensif dan jelasnya ini akan menjadikan kesulitan dalam pemberian ASI oleh sang ibu.
Bayi prematur yaitu bayi yang lahir kurang dari usia 37 minggu juga mengalami berat lahir rendah bahkan dalam kondisi parah akan mengalami gangguan kematangan perkembangan pada fungsi organ tubuhnya. Masalah yang sering dijumpai pada bayi prematur yaitu ketidakstabilan sistem tubuh mereka sehingga akan beresiko mengalami kekurangan gizi.
Penyebab utama dari kekurangan gizi yaitu peningkatan kecepatan pertumbuhan bayi yang menyebabkan kebutuhan metabolismenya yang tinggi sedangkan cadangan yang ada di dalam tubuh bayi tidak mencukupi kebutuhan tersebut. Ibu yang melahirkan bayi dengan cara prematur akan memiliki kandungan ASI yang berbeda dengan ibu yang melahirkan dengan cara normal, hal ini karena ASI merupakan cairan tubuh yang alami dengan komposisi yang mengalami perubahan secara alami yang sesuai pada kebutuhan nutrisi. ASI untuk bayi prematur ditemukan kandungan sistein juga lipase, taurin dan juga neuklotida yang lebih banyak selain itu memiliki biovailabilitas semakin besar kepada jenis elemen mineral.
Inilah tips untuk memberikan ASI pertama kali pada bayi yang terlahir prematur :
·         Menggunakan Bantuan Medis
Pada keadaan bayi yang terlahir prematur jika diperlukan dokter akan menggunakan alat berupa selang bantu yaitu nasogastric tube yang umum dipasang pada mulut bayi  yang langsung terhubung ke lambung. Bantuan dari selang yang dipasang tersebut akan membantu dokter untuk memantau tingkat kematangan pencernaan bayi sehingga mampu melihat volume ASI yang mampu dicerna oleh si bayi juga mengontrol terjadinya perdarahan pada lambungnya.
·         Sesuaikan ASI dengan kondisi pencernaan
Pemberian ASI bayi prematur tidak sebebas pada pemberian pada bayi normal karena hal ini berhubungan dengan kondisi pencernaan si bayi yang belum sempurna sehingga volume pemberian ASI akan diberikan sesuai dengan kondisi pencernaannya dan harus melalui bantuan dokter untuk memastikan pencernaan sang bayi.
·         Berikan ASI menggunakan botol
Bayi yang lahir prematur jika usia kandungannya 34 sampai 35 minggu maka bayi akan mengalami refleks dalam menghisap sehingga harus memerlukan refleks menghisap dan salah satunya dengan pemberian ASI menggunakan botol yang dilengkapi dot.
·         Mengenali suhu tubuh normal si bayi

Jika bayi sudah mampu mengembangkan refleks mengisapnya dan suhu tubuh bayi telah normal tau tidak lagi mengalami penurunan pada suhu tubuhnya maka anda dapat mengajari bayi andaa mengisap ASI secara langsung.

Rabu, 21 Januari 2015

Cara Mudah Atasi Batuk dengan Menggunakan Ramuan Jeruk Kingkit

Mungkin sampai saat ini masih lebih banyak orang mengenal tanaman ini sebagai salah satu tanaman hias. Aggapan ini disebabkan tinggi tanaman ini tergolong dalam tanaman yang tidak bisa tumbuh tinggi. Selain itu tanaman ini memilki bentuk buah yang unik sehingga menambah daya tarik tanaman yang satu ini untuk dijadikan salah satu tanaman penghias rumah. Tapi tahukah Anda? Jika ternyata tanaman ini memiliki banyak kandungan senyawa di dalamnya yang benar-benar baik bagi kesehatan tubuh anda, salah satu manfaat dari tanaman ini yaitu kemampuannya dalam membantu mengatasi batuk yang anda derita.
Sebelum kita mambahasnya lebih lanjut sebaiknya anda mengetahui terlebih dahulu apa saja yang terkandungan di adalam tanaman jeruk kingkit ini. Beberapa kandungan yang ada di dalam tanaman jeruk kingkit yaiu tripasol, umbelliferone dan ccoumarin. Beberapa kandungan senyawa tersebut berkhasiat untuk membantu mengobati penyakit gonore juga diare dan tentu saja masalah batuk yang sangat mengganggu.
Berikut ini bagaimana cara yang bisa anda lakukan untuk membuat ramuan jeruk kingkit yang akan bermanfaat untuk membantu mengatasi masalah batuk yang sangat mengganggu. Anda bisa membuat ramuan tersebut dengan mengikuti beberapa langkah di bawah ini.
- Siapkan dan cuci jeruk kingkit yang berwarna merah sampai bersih, siapkan kira-kira 20 gram atau sebanyak satu genggam tangan anda.
- Masukkan jeruk kingkit ke dalam wadah atau gelas.
- Tambahkan air sebanyak satu gelas namun yang perlu anda perhatikan air yang digunakan yaitu air panas, kemudian diamkan campurang teresebut selama kurang lebih 10 menit.
- Saring campuran tersebut dan bisa anda minum selagi hangat.

Jika anda ingin rasa yang lebih manis pada air seduhan jeruk kingkit ini anada bisa mengambil 1 sendok madu alami dan campurkanlah ke dalam air seduhan tersebut. Bukanlah hal yang sulit untuk menjaga tubuh anda untuk tetap sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit, jadi tetaplah jaga gaya hidup sehat anda ya.

Selasa, 30 Desember 2014

Berikut Ini Obat Telinga yang Aman untuk Bayi Andateling

Menimang bayi merupakan hal yang membahagiakan bagi semua orang tua. Melihatnya tersenyum dan juga bergerak aktif merupakan sebuah pengalamanyang tidak ternili harganya. Namun jika bayi menganigis terlampau keras dan dalam jangka waktu yang lamayan lama mungkin satu penyebab tangis kesakitan bayi itu adalah adanya rasa sakit pada telinganya. Dan diantaranya yaitu karena radang telinga tengah atau Otitis Media Akut yang biasa disingkat OMA dan Otitis Media Efusi atau OME. Otitis Media Akut ini bisa terjadi karena terjadinya radang tenggorokan atau pilek terus menerus. Dimana infeksi yang ada di tenggorokan akan naik ke telinga disebabkan jarak dari tenggorok atau hidung ke tuba eustasius masih pendek, sedangkan OME atau Otitis Media Efusi ditimbulkan karena lendir yang menumpuk di ruang telinga bagian tengah.
Gejala infeksi telinga yaitu telinga yang terasa sakit atau adanya rasa nyeri, telinga gatal atau tidak nyaman. Pada bayi yang belum bisa bicara maka mereka hanya bisa menangis atau rewel. Jika orang tua jeli maka bayi akan terlihat berusaha mengusap-usap telinganya, hal itu akan menunjukkan lokasi yang kesakitan atau yang terasa tidak nyaman. Selain itu bayi juga akan mengalami demam, menggigil bahkan berkurangnya nafsu makan.
Sebagian bayi akan mengalami pusing yang membuatnya semakin rewel, telinga berdengung bahkan kehilangan pendengaran sementara selain itu ada bayi yang sampai mual bahkan muntah. Semua tergantung seberapa parah infeksi telinga yang dideritanya.
Obat telinga yang digunakan untuk bayi tentu berbeda dengan obat telinga untuk orang dewasa terutama dari dosisnya karena bayi masih sensitive dan organ-organ dalam tubuhnya belum tumbuh dengan sempurna.

Jika bayi menahan sakit sampai tubuhnya demam maka pertolongan pertama yang bisa dilakukan yaitu dengan memberi obat penurun panas. Kemudian segera bawa bayi ke dokter, lebih bagus lagi ke dokter spesialis anak. Obat telinga untuk bayi sebaiknya yang direkomendasikan oleh dokter karena dokter telah melakukan pemeriksaan terlebih dahulu secara seksama dan juga telah mempertimbangkannya secara medis.